Apa Itu Homogenous Tile?

Penutup lantai merupakan salah satu komponen pekerjaan arsitektur yang sangat berpengaruh terhadap estetika atau keindahaan suatu ruangan dan biaya total pekerjaan arsitektur secara keseluruhan. Salah satu jenis penutup lantai yang sering digunakan adalah homogenous tile. Homogenous tile? Apakah itu? Mungkin pertanyaan ini ada pada sebagian dari Anda yang kurang familiar dengan material bangunan. Anda mungkin […]

Penutup lantai merupakan salah satu komponen pekerjaan arsitektur yang sangat berpengaruh terhadap estetika atau keindahaan suatu ruangan dan biaya total pekerjaan arsitektur secara keseluruhan. Salah satu jenis penutup lantai yang sering digunakan adalah homogenous tile.
Homogenous tile? Apakah itu?
Mungkin pertanyaan ini ada pada sebagian dari Anda yang kurang familiar dengan material bangunan. Anda mungkin pernah mendengar nama penutup lantai, seperti INDOGRESS. Nama tersebut adalah merek produk homogenous tile dari Indonesia yang juga telah diexport ke mancanegara. Homogenous tile sering disebut dengan granite tile atau lantai granit yang merupakan material penutup lantai dan dinding yang terbuat dari bahan-bahan seperti tanah liat, pasir sillika dan kaolin yang diformulasi menjadi homogen.
Biasanya pada potongan material lantai granit hanya nampak satu material yang sama dari permukaan atas sampai permukaan bawah, tidak seperti keramik tile yang akan terlihat 2 lapisan pada potongan materialnya, yakni bagian tanah liatnya dan lapisan glasur pada permukaan atasnya. Material dari lantai granit ini dibakar dengan suhu tinggi, hingga 1200’C sehingga menghasilkan material dengan kekuatan yang tinggi.
Homogenous tile atau lantai granit secara umum terbagi berdasarkan 2 jenis yaitu tile berglasir dan tile tidak berglasir yang berbeda dari jenis teknologi yang digunakan untuk membuat motif pada permukaannya.
Berdasarkan corak atau motifnya sendiri, lantai granit terbagi menjadi tipe polos atau tanpa motif, motif kayu, motif batu alam atau stone, motif marmer dan graniut serta motif artistik. Sedangkan berdasarkan jenis permukaannya maka lantai granit dibagi menjadi tipe polished yakni permukaan kilap untuk area interior dan unpolished yakni permukaan kasar, matt dan doff yang biasa digunakan untuk area basah atau luar bangunan.
Lalu apa keunggulan material homogenous tile?
Keunggulan penggunaan homogenous tile atau lantai granit sebagai penutup lantai dibandingkan dengan keramik tile biasa, antara lain :
• Granit tile memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan material keramik tile. Secara fisik lebih berat dan padat dibandingkan keramik bisasa.
• Granit tile memiliki tampilan yang mewah dan tersedia dalam berbagai macam motif juga warna, dengan semakin berkembangnya teknologi di industri produk porcelain tile.
• Granit tile tersedia dalam bermacam-macam ukuran yang semakin besar dari 60 x 60 cm, , 80 x 80 cm, 100 x 100 cm, dan lebih besar lagi.
Harga dari homogenous tile atau lantai granit ukuran standar 60 x 60 cm berkisar antara Rp 150.000,-/m2 samapi Rp 600.000,-/m2. Harga granit tile dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti merek produk, teknologi yang digunakan (double charge, digital, dll), kelas produknya sesuai standard mutu internasional seperti B1a (WA<0.5%) atau B1b (dengan WA 0.5% – 3%) yang dapat dilihat pada kemasannya pada saat membeli.
Lantai granit produksi INDOGRESS adalah keramik lantai terbaik di kelasnya memiliki WA (daya serap air) <0.05%. Dengan mutu bahan baku yang tidak perlu di ragukan lagi juga adanya beragam pilihan ukuran sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang ingin memilih jenis keramik untuk hunian Anda.